Ulasan Lengkap Wisata Sejarah Situ Patenggang Bandung

SITU PATENGGANG – Ketika anda sedang berada di Bandung sangat disayangkan apabila tidak mengunjungi obyek wisata di Bandung. Banyak sekali obyek wisata di bandung yang perlu anda ketahui dan kunjungi. Salah satu obyek wisata di bandung yang terkenal adalah Situ Patenggang.

Bagi warga bandung tempat ini sudah tidak asing di telinga mereka terlebih tempat ini sangat populer dan banyak wisatawan yang mengunjunginya. Wisatawan yang hadir menikmati nuansa Situ Patenggang tidak hanya berasal dari Bandung maupun Indonesia.  Banyak juga turis mancanegara yang mengunjungi tempat keren yang satu ini.

Lokasi Dan Keindahan Situ Patenggang

situ patenggang
blog.airpaz.com

Obyek wisata ala mini beralamat di Situ Patenggang, Patenggan, Rancabali, Bandung, Jawa Barat. Situ Patenggang merupakan wisata alam danau yang terletak di kaki Gunung Patuha dengan ketinggian 1600 mdpl. Tidak heran tempat wisata danau ini menjadi sangat populer oleh wisatawan yang ingin menikmati keindahan Bandung dari ketinggian.

Tidak hanya itu, hawa pegunungan yang tentunya sejuk dan cenderung dingin serta keindahan alam yang asri menjadi daya tarik sendiri dari tempat wisata ini. Letak yang jauh dari keramaian dan hingar binger perkotaan menjadikan Situ Patenggang cocok untuk refreshing dan relaksasi. Tidak heran apabila sebagian besar pengunjung adalah orang yang memiliki kesibukan dan rutinitas melelahkan.

Keunikan Situ Patenggang

situ patenggang
kompaswisata.com

Bukan hanya keindahan danau yang asri nan sejuk, pengunjung juga akan melihat fenomena kabut yang menyelimuti danau dan pepohonan di sekitar perbukitan. Pengunjung dapat melihat juga hamparan kebun teh yang hijau di sekitar Situ Patenggang. Situ Patenggang juga memiliki keunikan yaitu berupa pulau kecil ditengah danau.

Pengunjung juga dapat menyusuri danau tersebut dengan perahu yang sudah disediakan untuk disewa. Dengan perahu tersebut tentunya pengunjung dapat merasakan keindahan secara langsung sekaligus bisa mengunjungi pulau di tengah Situ Patenggang. Jangan lupa juga untuk mengabadikan momen dengan berfoto ria ataupun membuat video di tempat indah ini.

Biaya Menikmati Situ Patenggang

situ patenggang
wisataterindah.net

Untuk anda yang ingin berlibur dan menikmati pesona danau ini, perlu diketahui biaya yang diperlukan sebagai persiapan anggaran. Harga tiket masuk untuk wisatawan lokal hanyalah Rp. 18.000 di hari kerja Senin – Jumat sedangkan Hari Sabtu –Minggu/Libur hanya Rp. 20.500.

Sedangkan untuk wisatawan asing adalah Rp. 135.000 di hari kerja dan Rp. 185.000 di hari Sabtu-Minggu/ Libur. Untuk biaya parkir adalah Rp. 3.500 untuk kendaraan roda 2, Rp. 11.500 untuk roda 4, dan Rp. 22.000 untuk roda 6/Bus/Truk. Untuk jam operasioanalnya Situ Patenggang  buka mulai pukul 08.00 – 17.00 WIB.

Luas Situ Patenggang

situ patenggang
go-wisata-indo.blogspot.co.id/

Situ Patenggang berada dalam cagar alam seluas 123.077,15 hektar, luas Situ Patenggang sendiri sekitar 45.000 hektar. Lokasi dekat dengan tempat wisata lain seperti Kawah Putih menjadikan tempat ini sebagai singgahan atau tujuan utama wisatawan sehabis berwisata di Kawah Putih maupun sebaliknya.

Objek Wisata Situ Patenggang

situ patenggang
initempatwisata.com

Tempat wisata ini memiliki cerita yang sangat unik dan menarik tentang asal usul Situ Patenggang beserta pulau di tengahnya. Semua cerita ini menjadi legenda yang sangat populer dikalangan masyarakat Bandung terutama masyarakat Ciwidey. Hingga saat ini cerita tersebut masih mahsyur tentang legenda penamaan situ/danau Patenggang/Patengan.

Cerita legenda ini tentunya juga menjadi salah satu faktor daya tarik wisatawan yang ingin mengetahui legenda terjadinya Situ Patenggang.

Nama danau tersebut sebenaranya memiliki 2 sebutan populer yaitu Patenggang dan Patengan. Nama Patengan berasal dari bahasa Sunda “pateangan” yang berarti saling mencari. Sedangakan Patenggang memiliki arti yang berbeda walaupun memiliki kata hampir sama, arti patenggang adalah terpisah dari jarak ataupun waktu.

Legenda Setempat (Ki Santang Dan Dewi Rengganis)

Konon Ki Santang dan Dewi Rengganis adalah 2 orang yang saling mencintai satu sama lain. Ki Santang merupakan keponakan dari Raja Prabu Siliwangi yang merupakan raja Kerajaan Padjajaran yang sangat arif dan bijaksana. Sedangkan Dewi Rengganis merupakan seorang biasa, dia merupakan gadis desa yang hidup di sebuah pegunungan di wilayah kekuasaan Kerajaan Padjajaran.

Ki Santang dan Dewi Rengganis memiliki ikatan cinta dan kasih sayang sangat kuat, namun mereka berdua terpisahkan oleh jarak dan waktu.

Diceritakan bahwa mereka terpisah akibat peperangan yang berlangsung sangat lama. Walaupun bertahun-tahun tidak bertemu mereka tetap saling setia dan berusaha untuk mencari satu sama lain. Hingga akhirnya mereka berdua bertemu pada sebuah batu besar.

Batu besar tersebut akhirnya diberi nama batu cinta, singkat cerita Dewi Rengganis mengajukan sebuah permintaan kepada Ki Santang untuk membuat sebuah danau yang memiliki pulau ditengahnya.

Karena saking cintanya maka dengan senang hati Ki Santang menyanggupi permintaan Dewi Rengganis. Pulau yang berada di tengah danau akhirnya diberi nama Pulau Sasuka apabila diterjemahkan adalah Pulau Asmara.

Berawal dari legenda tersebut maka kini juga beredar di masyarakat sebuah mitos. Apabila ingin memiliki hubungan yang langgeng maka datanglah ke Situ Patenggang, Datangi Batu Cinta, dan Kelilingi Pulau Asmara.

Dari cerita legenda dan mitos yang beredar tentunya juga berpengaruh terhadap daya tarik wisatawan. Buktinya adalah banyak sekali muda-mudi yang mendatangi tempat ini yang sedang menjalin hubungan asmara. Namun banyak juga suami istri beserta anak-anak yang mengunjungi tempat ini karena memang cocok untuk siapapun.

Sejarah Situ Patenggan Hingga Menjadi Tempat Wisata

situ patenggang
dakatour.com

Sebelum menjadi tempat wisata yang ramai dikunjungi seperti saat ini, awalnya Situ Patenggan hanyalah sebuah cagar alam atau taman nasional seperti cagar alam lain di Indonesia. Namun cagar alam ini terdapat potensi wisata yang besar. Sehingga sebuah perubahan terjadi pada tahun 1981 yaitu dilakukannya pengembangan yang akhirnya menjadikan tempat ini sebagai obyek wisata.

Saat ini Situ Patenggang dikelola oleh PTPN VIII, kawasan Bandung Selatan. Segala pengembangan terus dilakukan untuk mendukung segala sarana dan prasarana dalam memaksimalkan tempat wisata ini.

Fasilitas terus ditambah demi mendukung kenyamanan wisatawan, Namun tenang saja mengenai kelestarian alam sekitar, dalam pembangunan tidak ada perubahan unsur alami sehingga kelestarian tetap terjaga. Fasilitas pendukung wisatawan antara lain tempat ibadah, penginapan, tempat wisata kuliner, transportasi dan masih banyak lainnya.

Baca Juga: 13 Alasan Mengapa Harus Memilih Kawah Putih Sebagai Tempat Wisata

Fasilitas Dan Aktivitas Di Situ Patenggang

situ pantenggang
nyikreuh.com

Tempat wisata ini telah didukung oleh fasilitas yang memadai antara lain : Gazebo, Mushola, Penginapan, Penyewaan Perahu, Toko Buah, Toko Souvenir, Perahu Angsa, Sepeda air, dan masih banyak lagi.

Selain fasilitas yang memadai, banyak juga kegiatan yang dapat dilakukan di area wisat ini antara lain : Memancing, Mengelilingi Pulau asmara, Berjalan-jalan di kebun the, Piknik di peinggir danau, mangelilingi danau dengan perahu yang berwarna-warni, bermain sepeda air, dan masih banyak lagi.

Untuk mendukung pariwisata di tempat ini, sangat diharapkan pengunjung tidak membuang sampah sembarangan dan melakukan tindakan yang merusak kealamian maupun sarana prasarana.

Demikian ulasan lengkap mengenai objek wisata di Bandung ini (Situ Patenggang). Semoga artikel ini membantu anda dan memberi gambaran mengenai Situ Patenggang. Terima kasih.

Tinggalkan komentar