Tata Cara Dan Doa Mandi Wajib Bagi Orang Berhadast Besar dan Nifas

DOA MANDI WAJIB – Mandi merupakan salah satu hal yang wajib dilakukan setiap manusia. Salah satu cara membersihkan diri baik dari kotoran yang ada di tubuh kita dengan mandi. Apalagi kalau perkaranya sudah menyangkut mandi berhadast besar maka hukumnya wajib.

Namun ada beberapa orang belum mengetahui tentang doa mandi wajib. Yang dikatakan mandi wajib sendiri adalah mandi yang harus dilakukan oleh setiap manusia karena suatu alasan. Alasan tersebut menyebabkan seseorang terkena hukum mandi. Untuk mengetahui alasan, cara serta doanya akan dijelaskan di bawah ini.

Niat, Tata Cara, Doa Mandi Wajib Setelah Haid Dan Nifas

doa mandi wajib
linidakwah.blogspot.co.id

Banyak dari kaum muslim yang lupa dengan niat mandi wajib. Bahkan adapula yang belum begitu memahami perihal bagaimana tata cara mandi wajib. Untuk itulah disini akan dijelaskan mengenai pengertian mandi wajib, alasannya dan juga tata caranya. Jika anda penasaran dengan bagaimana semua itu anda bisa menyimak penjelasan ini.

Niat Mandi Wajib

Niat mandi wajib menurut Bahasa Arab telah disebutkan sedemikian. Namun ada juga yang karena tidak begitu menghafal tentang niat Bahasa Arabnya menggunakan Bahasa Indonesia.

Islam merupakan agama yang sempurna dan mengerti keadaan kaum muslim. Karenanya dibolehkan menggunakan niat latin atau niat Bahasa Indonesianya. Asalkan anda bisa memahami makna dari mandi wajib sendiri. Namun tahukah anda bagaimana pengertian mandi wajib sendiri?

Pengertian Mandi Wajib

doa mandi wajib
wajibbaca.com

Kata mandi dalam Bahasa Arab disebut ghusl. Maknanya secara bahasa ialah mengalirkan. Sedangkan makna secara luasnya adalah meratakan air ke seluruh tubuh.

Dalam meratakan air disertai dengan niat melakukan pembersihan diri terhadap hadast besar. Adanya mandi mampu memberikan suasana yang sangat segar dan bersih. Jika anda tidak mandi setelah berhadast besar rasanya tidak enak sekali. Bahkan ada yang akan merasa risih akibat masih berhadast besar.

Penyebab Mandi Wajib

doa mandi wajib
kabar-trenz.blogspot.com

Penyebab mandi wajib bisa disebabkan oleh beberapa jenis hadast besar. Yang dimaksud hadast besar merupakan kotoran yang untuk membersihkannya anda diwajibkan mandi. Tidak seperti hadast kecil yang bisa disucikan dengan berwudlu saja.

1. Haid

Salah satu hadast besar meliputi keluarnya darah haid bagi wanita. Jika seorang wanita telah mengalami haid dan sudah suci dari haid maka wajib untuk mandi. Biasanya haidnya seorang wanita itu berksar antara waktu seminggu. Jadi apabila telah tidak ada darah haid yang keluar maka anda diwajibkan untuk mandi. Darah haid merupakan salah satu hadast besar.

2. Nifas

Hadast besar kedua adalah keluarnya darah nifas. Nifas juga dialami wanita karena keluarnya setelah melahirkan. Jadi untuk mandi wajib akibat darah haid dan juga nifas dilakukan oleh wanita saja. Untuk hukumnya mandi setelah keluar darah nifas dan juga darah haid itu sama hukumnya.

3. Keluar Mani

Penyebab ketiga adalah keluarnya mani dengan adanya rangsangan syahwat. Mani merupakan air yang keluar melalui alat kelamin seseorang pada saat terjadi orgasme. Bisa keluar karena bersetubuh atau adanya mimpi basah. Biasanya cara keluar mani itu memancar karena adanya raangsangan syahwat. Baru setelah keluar mani badan akan merasakan lemas karena memuncaknya syahwat. Jadi jika anda mengeluarkan mani maka anda wajib untuk mandi.

4. Bertemunya Kedua Kelamin

Urutan keempat hadast besar yaitu bertemunya kedua kelamin meskipun tidak mengeluarkan mani pada saat kejadian. Hal ini sesuai dengan hadist yang disampaikan oleh Rasulullah SAW ketika ada seseorang yang bertanya. Bahwa meskipun tidak mengeluarkan mani bertemunya dua kelamin mewajibkan keduanya mandi.

5. Muallaf

Penyebab mandi yang kelima setelah ada orang kafir yang menjadi umat Islam atau yang disebut dengan muallaf. Untuk alasan kenapa melakukan mandi setelah masuk Islam ada alasannya. Sebagai salah satu penghilang masa lalu terdahulu yang tidak mempercayai Agama Islam. Karenanya seseorang yang masuk Islam diwajibkan mandi. Suatu bentuk fisik adanya penyucian diri dengan masuk agama Islam.

6. Meninggal Dunia

Kewajiban mandi keenam ketika seseorang meninggal dunia. Apabila ada manusia yang meninggal dunia maka diwajibkan untuk mandi. Yang tidak dimandikan hanya yang meninggal dalam peperangan atau mati syahid. Ada yang mengatakan bahwa nantinya darah orang mati syahid akan membawanya masuk surga.

7. Bayi Yang Meninggal

Penyebab ketujuh bayi yang meninggal karena keguguran namun telah memiliki ruh. Usia bayi di kandungan yang melebihi 120 hari masuk dalam kategori telah memiliki ruh. Apabila bayi tersebut meninggal dunia maka wajib untuk dimandikan.

Tata Cara Mandi Wajib

doa mandi wajib
obatrindu.com

Melakukan mandi wajib tidak serta merta sama persis dengan mandi biasa. Tidak asal niat lalu menyemburkan air ke badan. Ada tata caranya sendiri yang harus anda ikuti satu persatu. Berikut adalah urutan tata cara mandi wajib yang harus anda lakukan:

1. Niat Mandi Wajib

Yang membedakan antara mandi wajib dan mandi biasa terletak pada doa mandi wajib. Untuk melafalkannya anda bisa menggunakan Bahasa Arab. Akan tetapi bukan berarti anda tidak boleh menggunakan Bahasa Indonesia. Anda bisa menggunakan bahasa apa saja asalkan anda memahami makna dari niat yang anda lafalkan.

2. Membasuh Tangan

Anda bisa membasuh kedua tangan anda sebanyak yang anda mau. Namun disunahkan untuk melakukan basuhan sebanyak 3 kali. Ini untuk meyakinkan diri bahwa tangan sudah bersih dari kotoran ataupun najis lainnya.

3. Membersihkan Organ Yang Kotor

Untuk membersihkan organ yang kotor sebaiknya anda menggunakan tangan kiri. Mengapa demikian? Karena tangan kiri identik dengan tangan yang sering kotor, berbeda dengan tangan kangan yang digunakan untuk makan. Organ yang dibersihkan adalah kemaluan, dubur, ketiak dan organ lainnya.

4. Mencuci Tangan Kembali

Setelah digunakan untuk membersihkan organ yang kotor maka anda harus mencuci tangan anda kembali. Ini sangat penting agar tangan anda terbebas dari najis saat mandi. Caranya dengan mengusapkan tangan anda ke tangan atau dengan sabun.

5. Berwudlu

Berwudlu merupakan hal yang wajib dilakukan setelah anda melakukan segalanya. Ini untuk mensucikan anda dari hadast kecil. Jadi setelah mandi anda bisa suci dari kedua hadast. Hadast kecil maupun hadast besar akan bersih dari anda.

6. Mengguyur Kepala

Setelah berwudlu anda bisa mengguyur kepala anda. Banyaknya tiga kali guyuran hingga seluruh permukaan kulit kepala dan rambut anda basah. Bisa lebih dari tiga asalkan semua permukaan kulit basah.

7. Menyela Rambut

Rambut anda harus disela agar air bisa masuk ke sela-sela rambut anda. Jika anda tidak menyela rambut dengan cara menyilang-nyilangkan maka rambut tidak basah. Kulit kepala anda bisa luput dari air yang anda guyurkan.

8. Mengguyur Seluruh Bagian Tubuh

Anda bisa mengguyur bagian tubuh anda dari kanan ke kiri. Ini sebagai bentuk penghormatan bahwa bagian kanan selalu lebih bersih dengan bagian yang kiri. Karenanya dalam pembasuhan didahulukan bagian yang kanan daripada yang kiri.

Doa Mandi Bersih

Perbedaan antara doa mandi wajib dan doa mandi bersih memang berbeda. Sekilas dilihat secara Bahasa Arabnya saja sudah berbeda. Apalagi maknanya secara lengkap itu sama sekali tidak sama. Orang biasanya lupa membaca doa mandi bersih karena seringnya melakukan aktivitas mandi setiap harinya. Namun akan lebih afdol jika anda membaca doa mandi tersebut agar mandi anda lebih diridlai.

Niat Mandi Nifas

Niat mandi nifas berbeda dengan doa mandi wajib karena jinabat atau haid. Yang membedakan adalah penyebab nifasnya. Kalau pada mandi wajib niatnya karena hadast besar kalau nifas dijelaskan kalau memang sebabnya karena nifas.

Tata Cara Mandi Nifas

Cara mandi nifas ada beberapa jenisnya namun ada yang disepakati oleh ulama. Berikut adalah tata cara mandi nifas yang disepakati oleh para ulama:

1. Menyiapkan Air Dan Daun Bidara Atau Shampo

Untuk persiapan mandi yang wajib disiapkan adalah air. Jika anda tidak menggunakan air maka namanya bukan mandi melainkan tayamum. Daun bidara merupakan daun yang bisa digunakan sebagai salah satu pengharum tubuh. Anda bisa memakai shampoo sebagai alternatif jika tidak memiliki daun bidara. Perkembangan zaman membuat daun bidara telah tergantika posisinya dengan shampoo.

2. Membaca Niat

Niat doa mandi mandi nifas harus dibaca dalam hati. Anda boleh melafadzkannya secara lisan asalkan juga anda baca dalam hati anda. Ini penting sekali karena kadang orang berucap tanpa mereka sadari sehingga antara hati dan lisan berbeda.

3. Membaca Basmalah

Dengan membaca basmallah artinya anda memulai sesuatu yang baik. Maka dengan begitu anda akan mendapatkan manfaat yang baik pula. Bacalah Basmalah untuk mengawali semua hal baru yang anda lakukan.

4. Berwudhu Dengan Membaguskannya

Makna dari membaguskannya adalah melakukan wudlu dengan segala kehato-hatian. Jangan sampai ada yang tidak dilaksanakan atau jumlahnya kurang. Sehingga dalam berwudlu anda harus membaguskannya dalam artian menyempurnakannya.

5. Mengguyurkan Air Ke Kepala

Anda bisa mengguyurkan air ke kepala anda dengan menyela rambut. Penyelaan rambut dilakukan dengan cara menyilang-nyilangkan jari di sekitar rambut. Anda bisa memijat kulit kepala sampai keras agar air masuk melalui pori-pori kepala anda. Bahkan diwajibkan untuk mengulur rambut anda agar bisa semakin bersih dibandingkan sebelumnya. Bisa anda gunakan sampo agar semakin bersih dalam pembersihan bagian rambut anda.

6. Mengalirkan Air Ke Seluruh Tubuh

Seperti mandi pada umumnya anda wajib mengalirkan air ke seluruh tubuh. Caranya bisa diguyurkan dari atas atau bagaimana seenak anda saja. Yang jelas air yang anda alirkan harus mencapai seluruh bagian tubuh anda. Anda bisa menggunakan sabun setelah air mengalir ke seluruh tubuh. Ini untuk menghilangkan bau-bau setelah adanya darah nifas menempel di tubuh.

7. Mengusap Rahim Yang Terkena Nifas

Bila seorang wanita telah selesai mandi maka sebaiknya mengusap Rahim dengan kain yang wangi. Bekas dari darah nifas itu sangat bau sehingga membutuhkan wangi-wangian. Hendaknya setelah mandi nanti mengusap Rahim atau daerah lainnya yang terkena percikan darah nifas.

Hal-hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Mandi Wajib

doa mandi wajib
sdi.id

Selain membaca doa mandi wajib anda harus memperhatika beberapa hal berikut ini. Di bawah ini akan dijelaskan mengenai apa saja yang harus diperhatikan ketika anda mandi wajib:

1. Air Suci Mensucikan

Anda harus menggunakan air mutlak yang suci juga mensucikan. Dilarang menggunakan air yang kotor atau tidak jelas kotor tidaknya. Jangan sampai anda menggunakan air yang telah tercampur seperti sabun atau shampo. Sebaiknya anda menyelesaikan dulu rukun mandi baru menggunakan shampo atau sabun.

2. Seluruh Tubuh Terkena Air

Air harus mengenai seluruh bagian tubuh anda. Tidak boleh terlewatkan sedikit pun bagian tubuh anda. Jika anda tidak mampu mengalirkan air bagi seluruh tubuh anda maka mandi wajib anda bisa saja tidak sah.

3. Mandi Wajib Menggantikan Wudlu

Jika anda telah melakukan mandi wajib maka sama saja anda telah bersuci dari hadast kecil. Karenanya anda tidak perlu lagi untuk berwudlu ulang setelah melakukan mandi. Alasannya karena hadast kecil sudah tercover dalam hadast besar yang banyak.

4. Tidak Boleh Menutupi Kepala

Mandi wajib mewajibkan anda untuk membuat air jatuh sampai ke pori-pori kepala anda. Karenanya jika sampai air tidak mengenai kulit kepala atau rambut anda maka tidak sah. Jadi an

Hal-Hal Yang Dilarang Dilakukan Sebelum Mandi Wajib

doa mandi wajib
www.coretanzone.id

Mandi wajib merupakan mandi yang wajib dilakukan untuk bersuci maka jika belum mandi ada yang tidak boleh dilakukan. Dengan belum melakukan kewajiban mandi anda dianggap masih berhadast besar. Hal-hal yang tidak boleh anda lakukan ketika anda masih berhadast besar antara lain:

1. Menyentuh Dan Membaca Al-Qur’an

Jika anda belum suci dari hadast besar maka anda dilarang untuk menyentuh ataupun membaca Al-Qur’an. Jumhur ulama sepakat bahwa orang yang berhadast besar tidak boleh menyentuh Al-Qur’an. Menyentuh saja tidak boleh apalagi kalau membaca Al-Qur’an juga tidak boleh. Ketika anda sedang berhadast besar maka anda tidak boleh menyentuh atau membaca Al-Qur’an.

2. Sholat Wajib Atau Sunnah

Berhadast besar berarti terlarang untuk melakukan sholat apapun. Baik sholat wajib ataupun sholat sunnah semuanya dilarang. Orang yang berhadast besar dilarang untuk sholat dalam keadaan apapun. Hukumnya haram jika anda melakukan sholat dalam keadaan hadast besar. Hadast kecil saja butuh untuk berwudlu apalagi hadast besar.

3. Berdiam Diri Di Masjid

Melakukan iktikaf atau berdiam diri di dalam masjid dilarang juga bagi orang berhadast besar. Jika anda berhadast besar dan masih saja nekat berdiam diri di masjid maka haram hukumnya. Jadi anda tidak perlu melakukan iktikaf ketika anda masih dalam keadaan berhadast besar. Lain kali anda bisa melakukan iktikaf ketika anda telah selesai atau suci dari hadast besar.

4. Puasa Wajib Atau Sunnah

Selain sholat anda juga diarang puasa sekalipun puasa wajib. Anda tidak boleh melakukan atau menjalankan puasa yang wajib dan sunnah. Ketika anda berhadast besar anda memang tidak boleh berpuasa karena termasuk haram hukumnya. Jika anda berhalangan ketika puasa wajib maka anda bisa menggantinya di lain hari.

5. Dilarang Thawaf

Thawaf merupakan salah satu rukun haji, jika tidak ada thawaf maka rukun haji gagal. Pernah Aisyah RA sedang melaksanakan haji dan mengalami haid maka Rasulullah SAW melarangnya Thawaf. Boleh melakukan berbagai aktivitas layaknya haji kecuai Thawaf dan Sholat.

6. Terlarang Untuk Ditalak

Bagi pasangan suami istri hal ini harus sangat diperhatikan. Ketika seorang suami hendak menceraikan istrinya maka setelah istrinya telah suci. Tidak diperbolehkan menalak sang istri ketika istri sedang dalam keadaan berhalangan.

Doa mandi wajib memang harus dikuasai oleh setiap muslim. Apalagi ini merupakan salah satu cara bersuci sebelum melakukan ibadah apapun. Anda harus menguasiai dari mulai niat hingga bagaimana cara melakukan mandi wajib. Jika anda sebagai muslim tidak mengetahui dan tidak memahami tentang ini maka ibadah anda bisa saja tidak sah. Ayo belajar lagi mengenai mandi wajib!

Tinggalkan komentar