Doa Iftitah, Doa Pembuka Sholat Yang Diajarkan Nabi

DOA IFTITAH – Doa Iftitah merupakan doa pembuka sholat yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dengan pembukaan doa ini ada harapan berupa doa yang anda panjatkan kepada Allah SWT.

Tidak ada patokan Doa mana yang dibaca oleh seseorang. Ada beberapa doa pembuka sholat yang biasa dibaca oleh muslim Indonesia. Panjang pendeknya Doa ini juga tidak akan membatalkan sholat anda.

Hukum Membaca Doa Iftitah Dalam Sholat

doa iftitah
ziyad.web.id

Sebagai pembuka sholat, Doa Iftitah merupakan doa yang mengawali saat kita sholat. Ibadah sholat memang berisi rangkaian doa dari awal hingga akhir.

Nabi Muhammad SAW mengajarkan beberapa jenis doa pembukaan sholat. Memang tidak dipungkiri beberapa jenis doa tersebut semua berasal dari Nabi Muhammad SAW. Akan tetapi, memang ada beberapa perbedaan terkait penggunaannya.

Doa Iftitah Dalam Sholat

Membaca doa pembuka sholat hukumnya adalah sunnah. Hukum sunnah artinya jika dibaca maka mendapat pahala, jika tidak maka tidak berpengaruh apa-apa. Akan tetapi Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan umatnya untuk membaca doa awalan sholat.

Fungsi doa pembuka sholat sendiri sebagai doa awal ketika sholat. Karena fungsinya yang baik inilah maka sebaiknya jika anda sholat maka anda membaca doa pembuka sholat ini. Berdoa kepada Allah SWT tidak ada salahnya bukan?

Mengikuti Sunnah Nabi Muhammad SAW merupakan salah satu nilai tersendiri. Membaca doa awalan sholat ketika dalam awalan sholat tentunya akan mendapat pahala. Selain pahala, doa yang anda panjatkan dalam doa ini siapa tahu akan dikabulkan oleh Allah SWT. Betapa positifnya efek dari doa ini, maka tidak ada salahnya jika anda gunakan saat sholat.

Macam-macam Doa Iftitah Dalam Sholat

Ada berbagai sumber yang mengatakan tentang macam-macam doa pembuka dalam sholat. Semuanya dikatakan bersumber dari Nabi Muhammad SAW.

Macam doa pembuka sholat tidak terhitung, bukan karena banyaknya mencapai seribu. Melainkan ada beberapa pendapat mengenai jumlah doa pembuka sholat yang ada di masyarakat. Berikut akan disebutkan mengenai macam-macam doa pembuka sholat:

1. Doa Iftitah Pertama

Doa pembuka pertama ini merupakan doa pembuka sholat yang sering dibaca Nabi Muhammad SAW. Hal ini didasarkan pada pendapat Ibnu Hajar yang disebutkan dalam kitab Fathul Bari. Doa pembuka sholat ini dianggap sebagai doa pembuka sholat paling shahih dibandingkan yang lain.

2. Doa Iftitah Kedua

Doa pembuka sholat kedua merupakan doa yang dibaca oleh Nabi Muhammad SAW. Pembacaan doa pembukaan sholat ini dibaca ketika sholat wajib dan sunnah. Dibacanya doa ini berisi permohonan ampun yang diharapkan seorang hamba kepada Pencipta-Nya.

3. Doa Iftitah Ketiga

Doa pembuka sholat yang ketiga ini diartikan sebagai doa yang berarti sikap merendah  seorang hamba kepada Pencipta-Nya. Memohon ampunan dan menyerahkan hidup kepada Allah SWT merupakan tujuan utamanya. Sikap merendah tersebut juga termasuk dalam memuji Allah SWT dengan segala kekuasaan-Nya.

4. Doa Iftitah Keempat

Ini merupakan doa pembuka sholat yang sering digunakan oleh beberapa muslim. Termasuk dalam doa pembuka sholat yang pendek dan mudah diingat oleh kaum muslim. Bacaan doa pembuka sholat ini sering digunakan oleh Kaum Nahdiyin.

5. Doa Iftitah Kelima

Bacaan doa pembuka sholat ini merupakan salah satu bentuk bacaan yang panjang. Meskipun demikian semua doa pembuka sholat memiliki arti yang sama. Semua menghambakan diri pada Allah SWT sebagai makhluk ciptaan-Nya.

6. Doa Iftitah Keenam

Bacaan doa pembuka sholat ini merupakan bacaan pendek yang mudah diingat. Anda yang sering lupa atau merupakan muallaf bisa membaca doa pembuka sholat ini. Bacaannya juga sangat mudah karena sudah sering dikatakan pada kegiatan sehari-hari.

Doa Iftitah Pendek

Macam-macam Doa Iftitah di atas tidak kesemuanya dibaca, ada yang sering dibaca karena termasuk dalam kategori pendek. Banyak sekali yang membaca Doa Iftitah ini dibandingkan Doa Iftitah lainnya. Selain karena artinya merupakan penyerahan seluruh hidup juga menggambarkan penghambaan sepenuhnya. Tidak ada lagi keraguan dalam diri seorang muslim terhadap pencipta-Nya Allah SWT.

Ini merupakan doa pembuka sholat yang sering diamalkan oleh para Nahdhiyin. Rujukan dari doa pembuka sholat ini berasal dari Kitab al-Adzkar lin-Nawawi. Kebanyakan memang menggunakan doa pembuka sholat ini dalam sholatnya.

Doa Iftitah Muhammadiyah

Doa pembuka sholat yang biasanya dibaca oleh golongan Muhammadiyah ada sendiri. Mereka berpedoman menggunakan doa pembuka sholat ini berdasarkan hadist yang shahih. Karenanya mereka menggunakan doa pembuka sholat ini dalam sholatnya.

Doa Iftitah Latin

Untuk yang latin ada beberapa Iftitah yang bisa anda baca. Dengan membaca latin anda akan bisa memahami bagaimana makna kata-kata bahkan kalimat dari suatu bacaan. Bagi orang yang memang belum begitu memahami tentang arab maka akan memahami bacaan latinnya. Berikut beberapa doa pembuka sholat latin yang bisa anda baca:

1. Bacaan Latin Pertama

2. Bacaan Latin Kedua

3. Bacaan Latin Ketiga

Adab Membaca Doa Iftitah

Dalam Kitab Al-Adzkar yang ditulis oleh Imam An Nawawi dijelaskan mengenai beberapa adab membaca Iftitah. Beberapa catatan yang perlu diingat tentang doa pembuka sholat adalah tentang pembacaannya. Pembacaan doa pembuka sholat sekalipun sunnah juga tetap memperhatikan beberapa hal di bawah ini. Beberapa adab tentang membaca doa pembuka sholat antara lain:

1. Disunnahkan Menggabung Doa Iftitah

Sunnah menggabungkan doa pembuka sholat memang perlu dalam sholat. Apalagi kalau anda sedang sholat sendirian, maka membaca doa lebih banyak sangat penting. Namun apabila anda sedang sholat makmum maka anda lihat dulu makmum anda. Boleh jadi makmum anda merupakan makmun yang lemah dan tua maka sebaiknya membaca doa pembuka sholat yang pendek.

2. Makmum Masbuk

Jika anda sebagai makmum masbuk maka anda boleh membaca doa pembuka sholat boleh tidak. Kalau sempat anda boleh membaca doa pembuka sholat namun jika tidak maka tidak apa-apa. Sholat anda akan tetap sah, asalkan bacaan surat Al-Fatihah tetap saja dibaca.

3. Lupa Baca Doa Iftitah

Jika anda lupa membaca doa pembuka sholat maka anda tidak perlu melakukan sujud syahwi. Karena doa pembuka sholat merupakan salah satu bacaan sunnah pada saat sholat. Sehingga tidak perlu melakukan sujud syahwi saat anda lupa membaca Doa Iftitah.

4. Dibaca Lirih

Hendaknya membaca doa pembuka sholat secara lirih atau sirri. Bila dibaca dengan suara keras maka tidak akan membatalkan sholat anda. Jika anda membacanya secara keras maka hukumnya makruh.

5. Jika Lupa Membaca

Jika anda lupa membaca Doa Iftitah di rakaat pertama maka anda tidak disunnahkan membaca di rakaat kedua. Sunnah membaca doa pembuka sholat adalah setelah takbiratul ihram sebelum membaca Al-Fatihah. Jadi kalau anda lupa tidak membaca pada rakaat pertama maka tidak disunnahkan membaca di rakaat kedua.

6. Habis Waktu Sholat

Jika anda melakukan sholat di akhir waktu maka anda bisa tidak menggunakan doa pembuka sholat. Anda cukup membaca Surat Al-Fatihah langsung tanpa Doa Iftitah. Ini tidak akan membuat sholat anda batal, karena doa pembuka sholat merupakan bacaan sunnah. Kalau misal ditakutkan akan ketinggalan waktu sholat maka anda bisa tidak membaca Doa pembuka sholat. Akan tetapi akan lebih baik lagi jika anda sholat di awal waktu, anda tidak akan terburu-buru membaca bacaan sholat  dan akan membuat anda semakin khusyuk.

Doa Iftitah merupakan doa pembuka sholat yang berisi harapan yang tinggi. Pengampunan dosa dan penghambaan yang tinggi seorang hamba kepada pencipta-Nya merupakan makna doa pembuka sholat. Anda sebaiknya membaca doa pembuka sholat di awal sholat anda untuk mendapatkan pahala dan akan membuat doa anda terkabul.

Tinggalkan komentar