7 Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat dan 8 Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat. Kalimantan Barat adalah Provinsi yang berada di Pulau kalimantan dan ibu kotanya Pontianak. Wilayah Kalimantan Barat termasuk daerah yang dapat julukan provinsi Seribu Sungai.  Julukan ini sepadan dengan letak geografis yang mempunyai ratusan sungai kecil dan besar yang diantaranya bisa dilalui dengan kapal layar.

7 Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat

Sedankan dalam bidang seni musik, Kalimantan Barat tersimpan kekayaan alat musik tradisional. Alat musik tradisional Kalimantan Barat antara lain adalah :

 1. Agukng

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
mbahdinan.blogspot.co.id

Agukng merupakan alat musik tradisional Kalimantan Barat yang kita kenal sebagai Gong. Alat musik yang cara memainkannya dipukul ini merupakan salah satu alat musik yang sering dipakai dan dianggap alat musik  sakral.

Agukng / Gong dapat didapati hampir di seluruh kelompok Dayak dan diyakini diturunkan langsung oleh para dewa dari kayangan agar dimainkan dalam upacara. Instrumen ini juga dipercaya dapat mendatangkan roh para leluhur dan mengusir roh jahat atau makhluk gaib lainnya.

Hal ini dikarenakan suara agukng merupakan bunyi yang agung untuk mengiring datangnya roh para leluhur atau makhluk gaib yang diyakini dapat membantu dalam melaksana ritual.

2. Sapek

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
tradisikita.com

Sapek (sebutan lain: sampek, sampiq) adalah alat musik aliran dawai pada masyarakat Dayak Kalimantan, baik di wilayah negara Indonesia, Brunei, maupun Malaysia. Sapek paling banyak terdapat di Dayak Kenyah dan Kayaan. Alatnya tampak mirip gitar, dengan bentuk tubuh yang panjang dan leher yang pendek–mungkin leher alat lute paling pendek di dunia.

Sangat beda dengan bentuk gitar, fret (batas nada, dalam sebutan istilah setempat disebut lasar) yang jumlahnya belasan itu hanya terdapat 2-3 saja, terkadang tidak ada sama sekali yang berada pada bagian leher. Hampir semua lasar terpasang di bagian tubuh.

Keunikan lainnya, lasar-lasar itu bisa juga dipindah-pindah atau digeser, karena pemasangannya tidak tertancap permanen seperti gitar, melainkan ditempelkan menggunakan lem yang sangat kental dan tidak pernah kering, yang dibuat dari madu-lebah. Dengan cara pemindahan lasar itulah laras atau (modus) sapek berganti-ganti.

Jika kita lihat struktur alatnya, sapek termasuk jenis lut-siter (lute-zither), yakni campuran antara siter (bentangan kawat pada tubuh) dan lut (berleher, kawat terbentang melebihi tubuh). Bahkan untuk siter ia merupakan sapek yang seluruh lasar-nya berada di bagian tubuh, dan leher dalam sapek seperti itu hanya sebagai “sambungan” antara kepala   dan tubuh (tempat di mana pengencang dawai menancap).

Hiasan di bagian pangkal dan kepala biasanya berbentuk binatang mitologis, yang dianggap memiliki kekuatan magis untuk menaklukan unsur apa pun yang akan mengganggu. Jenis binatang yang paling sering diukirkan ialah anjing dan burung engang.

Hiasan-hiasan dengan bentuk meliuk konon adalah binatang sejenis lintah, yang licin, yang pandai menelusup ke manapun seperti bunyi musik yang juga pandai menelusup hati, mencari dan membuat jalan pengembaraan batin.

Sapek biasa dimainkan sebagai instrumen yang  menyendiri (melulu musik) atau juga sebagai iringan tari. Sapek merupakan salah satu musik Dayak yang spesial. Walaupun banyak orang yang bisa memainkannya, namun para pemain yang sudah khusus memiliki teknik yang spesial, memiliki cara sendiri baik untuk jari-jari kiri (yang berpindah-pindah saat memainkan nada) maupun tangan kanannya yang memetik.

3. Kangkuang

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
kalbarprov.co.id

Kangkuang merupakan alat musik tradisional Kalimantan Barat yang cara memainkannya dengan cara dipukul dan dibuat dari kayu yang diukir sedemikian rupa. Dibuat oleh masyarakat Banuaka di daerah Kapuas Hulu suku Dayak.

4. Keledik

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
semuatentangprovinsi.blogspot.co.id

Keledi merupakan alat musik tiup tradisional dari Kalimantan Barat. Keledik atau Kedire ini adalah alat musik yang terbuat dari bambu dan benang. Keledi atau organ mulut terbuat dari buah labu yang sudah tua (berumur 5-6 bulan) terus dikeluarkan isinya, direndam satu bulan lamanya, dan selanjutnya dikeringkan.

Buah labu dan batang-batang bambu di jadikan satu dengan memakai perekat dari sarang kelulut (sejenis seperti lebah hutan berukuran kecil). Alat musik ini mengeluarkan nada pentatonik. keledi dimainkan guna mengiringi nyanyian tradisional, teater tutur (berupa syair dalam nyanyian yang berisi nasihat dan petuah),  tarian, serta saat upacara adat pada suku Dayak.

5. Entebong

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
tradisikita.my.id

Entebong merupakan salah satu alat musik Kalimantan Barat yang dibuat dari kayu dan kulit binatang yang umum kita kenal seperti kendang/gendang. Memang Entebong ini bentuknya seperti gendang yang cara memainkannya dengan cara dipukul. Alat musik satu ini terdapat di Kabupaten Sekadau yang dibuat oleh tangan suku Dayak Mualang.

6. Terah Umat

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
infofromwe.blogspot.co.id

Alat musik terah umat berasal dari Kalimantan Barat yang fungsinya tidak jauh beda dengan gamelan jawa.  Umat itu dalam bahasa daerah Kalimantan artinya besi. Memang alat musik tradisional Kalimantan Barat ini terbuat dari besi yang cara memainkannya dengan cara dipukul, maka disebut dengan Terah Umat.

7. Kollatung

Alat Msik tradisional Kalimantan Barat
alatmusiktradisional.com

Kollatung merupakan sebuah alat musik tradisional yang terbuat dari bahan tembaga kuningan. Alat musik ini cara memainkannya dengan cara dipukul. Tidak hanya itu, Kollatung ini memiliki fungsi lain selain sebagai alat musik, yaitu dapat juga digunakan sebagai mas kawin dalam pernikahan bahkan dapat juga digunakan sebagai alat bayar membayar dalam hukum adat di sana

8 Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah

Musik modern yang ada dan dipakai saat ini bisa menggantikan keberadqaan berbagai alat musik tradisional yang peninggalan neneok moyang orang Indonesia terdahulu.

agar keberadaan alat musik tradisional tidak punah, maka sebaiknya kita awali dari diri kita pribadi untuk mengetahui dan lebih bagusnya lagi mempelajari berbagai alat musik tradisional dari daerah masing masing, yang bermaksud untuk melestarikan keberadaan alat musik tradisional di Bumi Nusantara ini.

Kali ini saya akan mnsajikan berbagai macam jenis alat musik tradisional yang berasal dari Kalimanatan Tengah. Berikut jenis-jenisnya:

1. Kecapi

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
imgrum.org

Kecapi merupakan alat musik tradisional Kalimantan Tengah ini memiliki bentuk dan fungsi yang serupa dengan alat musik sampe yang berasal dari suku dayak Kalimantan Barat, Kalimantan Utara atau Kalimantan Timur. Akan tetapi, kecapi dari daerah Kalimantan Tengah memiliki ciri khas tersendiri guna membedakan dari alat musik sampe.

Perbedaan sampek dan kecapi khas dayak Kalimantan Tengah diantaranya dari segi nada, nada Sampek adalah mayor, dan di mainkan menggunakan beat yang slow. Sedangkan Kecapi mempunyai nada minor dengan menggunakan 2 senar untuk rhythm dan lead nya memiliki 3 senar, dimana pada sampek terdiri dari 5 senar.

Biasanya bermain kecapi akan di iringi dengan permainan gong,  gendang, suling juga rebab . Nah ,bermain kecapi juga wajib diiringii dengan nyanyian . Inilah yang di sebut dengan Karungut.

2. Sarun

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
briankisekinosedai.blogspot.co.id

Sarun merupakan alat musik tradisional Kalimantan Tengah yang terbuat dari bahan logam / besi. Sarun ini mirip dengan alat musik tradisional saron di Pulau Jawa, namun tentu saja memiliki sesuatu yang khas yang menjadikan sarun berbeda dari  saron.

Sebut saja dari jumlah lempengan logam sarun hanya memiliki 5 lempeng sehingga mempunyai nada Do, Re, Mi, Sol dan La. Beda dengan peralatan musik lainnya yang mempunyai nada lengkap Do, Re, Mi, Fa, Sol, La dan Si.

3. Suling Balawung

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat

Suling balawung merupakan alat musik yang berasal dari suku dayak yang berada disepanjang sungai katingan Kalimantan Tengah. Suling balawung ini termasuk dari alat musik tiup yang terkenal dan disakralkan oleh masyarakat dayak. Suling balawung dibuat dari bambu tamiang dan terdiri dari 5 nada do-re-mi-so-la (pentatonik).

Suling Balawung adalah salah satu dari berbagai macam type suling di Kalimantan Tengah yang dimainkan oleh para wanita dayak.

4. Suling Bahalang

Alat Musik tradisional Kalimantan Barat
sahayangwae.blogspot.co.id

 Suling Bahalang berbeda dengan suling balawung yang memiliki 5 lubang untuk menghasilkan nada, suling bahalang merupakan alat musik tiup berjenis suling dengan mempunyai 7 lubang sebagai penghasil nada. Alat musik bahalang ini masih merupakan jenis alat musik yang terbuat dari bahan bambu.

5.  Tote atau Serupai

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
dillarddesign.com

Tote atau bisa disebut juga dengan sebutan Serupai adalah alat musik tiup yang berasal dari wilayah Kalimantan Tengah, terbuat dari buluh atau bambu kecil yang sudah dikeringkan, pada salah satu sisi ujung sebelah dalamnya diberi rit atau lidah. Pada sisi batang dibuat dua atau tiga lubang.

Tote atau Serupai ini memainkannya dengan cara meniup bagian ujung tole yang diberi rit atau lidah. Bunyi yang dihasilkan agak sedikit melengking namun menghasilkan bunyi yang merdu serta menyayat kalbu.

6. Katambung

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
kelompokzaye.blogspot.co.id

Katambung merupakan alat musik perkusi sama jenis dengan gendang yang berasal dari Kalimantan Tengah. Katambung adalah bahasa Dayak yang berarti “pukul”. Alat musik ini mirip dengan tifa  alat musik dari Papua.

Katambung dibuat dari bahan kayu ulin atau kayu meranti yang dikeringkan dengan memiliki panjang sekitar 75 cm dan diameter 10 – 18 cm. Adapun ujung kayu ulin diberi tutup dari kulit membran ikan buntal.

Agar katambung dapat berbunyi dengan merdu memerlukan teknik dalam penggunaan alat musik katambung ini, yaitu kulit membran dipukul menggunakan jari-jari tangan kanan, sementara tangan kiri untuk memegang badan katambung atau meletakkannya di atas pelimping dengan posisi jari-jarinya menjulur ke depan (menjuntai ke bawah permukaan kulit membran itu sendiri).

Hal ini bertujuan ,jika sewaktu-waktu dibutuhkan dapat dilakukan dengan mudah (biasanya untuk meredam bunyi atau untuk menghentikan getaran membran). Sedangkan, bagian tengah katambung cukup dengan disanggah. Penggunaan alat musik katambun ini biasanya pada pada upacara kematian atau upacara penyambutan tamu.

 7. Guriding atau Ketong

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
kayutangl.blogspot.co.id

Guriding dibuat dari jenis tumbuhan hutan yang dalam bahasa Dayak disebut dengan belang atau pohon jako. Dengan mengambil pelepahnya yang sudah tua, kemudian dikeringkan. Sesudah kering dipotong-potong berukuran sejengkal. Tengah-tengah guriding berlidah dan ujungnya diruncingkan lalu apabila dipukul akan mengeluarkan bunyi.

8. Salung

Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat
tradisikita.com

Salung adalah alat musik tradisional Kalimantan Tengah yang hampir mirip dengan alat musik sarun. Perbedaan dengan sarun yang terbuat dari logam atau besi, Salung merupakan instrumen musik dengan bentuk bilah, terbuat dari bahan dasar kayu.

Bilah-bilah kayu tersebut disusun dan dibentuk berderet diatas sebuah kotak resonansi sesuai dengan nada urutannya. Agar bilah-biah tersebut tidak tergeser dari tempatnya, maka pada bagian kira-kira 10 cm sebelum ujung bilah tersebut umumnya diberi lubang, lubang ini gunanya untuk memasukkan pasak pengunci yang tertancap berdiri di dinding kotak resonansi.

sedangkan kotak resonansi atau tempat untuk meletakkan bilah-bilah tersebut juga dibuat dari bahan kayu. Panjang bilah-bilah kayu yang menghasilkan nada tersebut antara 15 cm sampai 30 cm, semakin tinggi nada yang dikeluarkan maka semakin kecil panjang bilahnya.

Salung dibunyikan  atau dimainkan dengan menggunakan stick pemukul yang terbuat dari bahan dasar kayu, jumlah stick pemukul dua buah. Masing-masing stick tersebut dipegang mengunakan tangan kanan dan kiri, ujung stick bisa dibentuk tonjolan bundar, tonjolan ini bermaksud agar suara yang dihasilkan lebih nyaring. Panjang stick bisa 15 cm sampai 20 cm, tergantung keinginan si pemusik.

Selain terbuat dari bahan kayu, instrumen musik sama jenis juga ada yang dibuat dari bahan bambu yang disebut dengan alat musik Salung Telang, sedangkan yang terbuat dari bahan tembaga  atau logam disebut dengan Dani dan Sarun. Saat ini instrumen musik sejenis yang terbuat dari logam sudah hampir punah keberadaannya.

Setelah membaca dan mengetahui Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat dan Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah, kamu juga bisa menambah ilmu pengetahuan kamu dengan membaca juga 10 Alat Musik Tradisional Lampung dan Macam Senjata Tradisionalnya.

 

COPY CODE SNIPPET

Satu pemikiran pada “7 Alat Musik Tradisional Kalimantan Barat dan 8 Alat Musik Tradisional Kalimantan Tengah

Tinggalkan komentar